Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tahanan Palestina Meninggal di Penjara Israel, Aksi Serang Roket Terjadi di Gaza

RABU, 03 MEI 2023 | 08:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketegangan antara Palestina dan Israel kembali meningkat usai laporan meninggalnya tahanan Palestina di penjara Israel setelah melakukan aksi mogok makan.

Kabar meninggalnya Khader Adnan pada Selasa (2/5), diikuti oleh laporan penembakan tiga roket oleh militan dari Gaza. Kemudian militer Israel melakukan balasan dengan meluncurkan 22 proyektil ke daerah kantong tersebut.

Sebuah pernyataan bersama oleh faksi-faksi militan di Gaza, termasuk Hamas dan Jihad Islam, mengatakan tembakan roket adalah tanggapan awal atas kematian Adnan.


Layanan darurat Magen David Adom mengatakan tiga orang terluka akibat pecahan peluru di daerah Sderot, dekat perbatasan Gaza, seperti dimuat AFP pada Rabu (3/5).

Setelah bertemu dengan panglima militer, Menteri Pertahanan Yoav Gallant memperingatkan siapa pun yang mencoba menyakiti warga Israel akan menyesal.

Sementara itu, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menggambarkan kematian Adnan sebagai pembunuhan yang disengaja. Ia menuduh Israel telah membunuhnya dengan menolak permintaan untuk pembebasannya, mengabaikannya secara medis dan menahannya di sel meskipun kondisi kesehatannya serius.

Adnan adalah orang Palestina pertama yang meninggal sebagai akibat langsung dari aksi mogok makan, menurut kelompok advokasi Klub Tahanan Palestina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya