Berita

Majelis Ulama Indonesia (MUI)/Net

Nusantara

Mustopa Pernah Minta MUI Lampung Umumkan Dirinya Sebagai Wakil Nabi

SELASA, 02 MEI 2023 | 22:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mustopa, warga Desa Sukajaya, Pesawaran, Lampung, yang merupakan pelaku penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat, yang meninggal dunia pernah meminta MUI Lampung untuk mengumumkan dan mengukuhkannya sebagai wakil nabi.

Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung periode 2011/2016, Bunyana Sholihin mengatakan, Mustopa pernah datang ke Kantor MUI Lampung yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa pada 2015 lalu. Ia mengaku mendapatkan kepercayaan dari rosul sebagai wakil nabi.

“Saat itu saya bersama Baijuri Rasyid, dan Mawardi menganggap pengakuan Mustopa tidak masuk akal. Kita kasih pencerahan, tapi dia tetap ngeyel bahwa dia sudah mendapatkan kepercayaan dari rosul melalui mimpi,” kata Bunyana Sholihin dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (2/5).


Menurutnya, Mustopa tetap ngotot dan meminta MUI Lampung untuk mengumukannya sebagai wakil nabi. Mustopa menganggap bahwa yang berwenang terkait agama seperti mengumumkannya sebagi wakil nabi adalah MUI Lampung.

“Kita menyimpulkan bahwa Mustopa sudah gila. Sehingga tidak perlu dilayani serius karena tidak akan nyambung. Jadi kita iyakan saja, nanti diumumkan. Sehingga dia merasa lega, dan pulang,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, Mustopa sudah tidak pernah lagi datang ke Kantor MUI Lampung. Hingga akhirnya ia meninggal dunia sebagai pelaku penembakan Kantor MUI di Menteng.

“Setelah itu dia tidak perlu muncul, dan tahunya ada berita ini tadi, bahwa dia melakukan penembakan di MUI Jakarta Pusat,” jelasnya.

Kantor MUI Pusat sebelumnya diserang oleh orang tak dikenal pada Selasa pagi (2/5). Penyerangan diduga dilakukan dengan cara menembak kearah kantor MUI.

"Terjadi penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia Jakarta oleh orang tak dikenal. Beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit," tulis akun Twitter @facialwashh.

Dalam gambar yang diunggah akun tersebut, tampak sebuah pintu kaca hancur berkeping-keping. Serta satu orang berpakaian serba hitam diamankan oleh petugas kantor MUI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya