Berita

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat usai kejadian penembakan/RMOL

Nusantara

Warga Sukajaya: Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Pernah Diperiksa Polisi Karena Ngaku Nabi

SELASA, 02 MEI 2023 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaku penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat yang meninggal dunia, diketahui asal Lampung.

Pelaku diketahui berdasarkan alamat yang tercantum di KTP bernama Mustopa NR (60) warga Sukajaya, RT06/RW02/, Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Mus Langor, salah satu warga Sukajaya membenarkan identitas Mustofa. Kata dia, Mustofa juga pernah diperiksa polisi karena mengaku nabi.


"Orang itu kan kurang waras, dulu dia pernah diperiksa di sektor Polsek Kedondong, karena mengaku sebagai nabi terakhir," kata Mus Langor dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (2/5).

Dia menjelaskan, bahwa terduga pelaku sekarang tinggal di Desa Sukajaya dan masuk wilayah Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

"Desa Sukajaya,bukan masuk wilayah Kecamatan Kedondong. Masuk wilayah Way Khilau," ujarnya.

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) diserang oleh orang tak dikenal pada Selasa pagi (2/5). Penyerangan diduga dilakukan dengan cara menembak ke arah kantor MUI.

"Terjadi penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia Jakarta oleh orang tak dikenal. Beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit," tulis akun Twitter @facialwashh.

Dalam gambar yang diunggah akun tersebut, tampak sebuah pintu kaca hancur berkeping-keping. Serta satu orang berpakaian serba hitam diamankan oleh petugas kantor MUI.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya