Berita

Kaca pintu masuk Kantor MUI Pusat pecah usai ditembak pria berinisial M/Net

Politik

Penembakan Kantor MUI Bentuk Teror yang Tidak Boleh Ditolerir

SELASA, 02 MEI 2023 | 18:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Selasa siang tadi (2/5), tidak boleh dianggap remeh, aparat kepolisian diminta untuk serius dalam menangani kasus penembakan ini.

Menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, penembakan yang dilakukan oleh seorang petani kebun merupakan bentuk teror dan harus diusut tuntas terkait motivasi penembakan tersebut.

“Penembakan terhadap Kantor MUI merupakan bentuk teror yang tak boleh ditolerir. Karena itu, polisi harus menginvestigasi motif dari penembakan tersebut,”ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/5).


Pihaknya juga meminta aparat kepolisian juga mengungkap siapa aktor utama di belakang pelaku berinisial M yang melakukan penembakan Kantor MUI Pusat.

“Polisi juga harus dapat mengungkap siapa dibalik penembak itu sendiri. Hal itu perlu dituntaskan karena penembakan terhadap kantor MUI sangat sensitif. Umat Islam bisa marah bila motif kasus penembakan itu tidak terungkap,”ujarnya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, terlepas dari apapun motif pelaku melakukan penembakan, tindak kekerasan tidak dibenarkan di negeri ini.

“Sebagai negara demokrasi dan menganut hukum, tidak boleh ada persoalan yang diselesaikan melalui kekerasan. Karena itu, polisi harus secepat mungkin mengungkap kasus tersebut. Hal itu untuk mencegah amarah umat Islam,” demikian Jamiluddin.


Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya