Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/RMOL

Politik

PPP Dukung Ganjar, Peluang Golkar Berkoalisi dengan Demokrat untuk Usung Airlangga-AHY Lebih Terbuka

SENIN, 01 MEI 2023 | 13:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah dikhianati PPP yang mendukung Ganjar Pranowo, Partai Golkar berpeluang besar membuat koalisi dengan Partai Demokrat untuk mengusung Airlangga Hartarto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, pilihan bagi Golkar tidak terbatas harus melakukan koalisi dengan PDIP. Namun, bisa dengan merapat ke koalisi Partai Gerindra dan PKB, atau justru memilih bergabung dengan partai pengusung Anies Baswedan di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Tentu kalkulasi Golkar harus jitu dalam hal ini, jika ingin mendapatkan efek elektoral pada Pemilu 2024 yang akan datang. Meskipun bisa jadi berkoalisi pada putaran kedua, namun pasti akan mendahulukan parpol yang sedari awal melakukan koalisi," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/5).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini meyakini, Partai Golkar bisa menjadi kartu truf pertarungan Pilpres 2024 kalau piawai memilih mesin koalisi yang berpotensi memenangkan pemilu.

"Saya lihat Golkar mulai goyah, dan ada berbagai upaya untuk menggembosi koalisi yang telah dibangunnya sedari awal, dengan bergabungnya PPP ke PDIP. Maka Golkar pasang kuda-kuda liar untuk melakukan komunikasi dengan berbagai parpol, termasuk parpol di luar pemerintahan," terang Saiful.

Saiful menilai, Golkar bisa jadi merasa diusik karena PPP mendukung bakal calon presiden (bacapres) yang telah diusung PDIP. Sehingga, Golkar mulai memasang target sebagai kuda hitam dalam Pemilu 2024.

"Terbukti dengan kemudian melakukan pertemuan-pertemuan, baik dengan Gerindra dan Demokrat," lanjut Saiful.

Menurut Saiful, semua kemungkinan masih sangat berpeluang. Termasuk Golkar akan mendukung Anies, atau bisa juga Golkar justru membangun koalisi dengan Demokrat untuk mengusung Airlangga-AHY di tengah ketidakpastian KPP dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Saya kira koalisi Airlangga-AHY bisa memberikan ruang bagi keduanya untuk bersama-sama mencari jalan tengah guna tetap memberikan ruang berkontestasi pada 2024 yang akan datang," pungkas Saiful.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya