Berita

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei berjudul "Korelasi antara Approval Rating Presiden dan Dukungan atas Capres dan Partai Politik Jelang 2024" melalui virtual, Minggu (30/4)/Repro

Politik

Survei Indikator: Pemilih Jokowi yang Sekarang Dukung Ganjar Menurun

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 23:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilih Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres 2019 yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) mengalami penurunan pada dua bulan terakhir, dan beralih dukung Prabowo Subianto.

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, mayoritas pemilih Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019 lalu memilih Ganjar. Akan tetapi, trennya turun di banding Februari 2023.

"Di bulan Februari 43,8 persen dari pendukung Pak Jokowi-Kiai Maruf itu memilih Ganjar. Di bulan April turun jadi 37 persen," ujar Burhanuddin saat memaparkan hasil survei berjudul "Korelasi antara Approval Rating Presiden dan Dukungan atas Capres dan Partai Politik Jelang 2024" melalui virtual, Minggu (30/4).


Sedangkan pemilih Jokowi-Maruf yang mendukung Prabowo sebesar 24,7 persen. Mengalami peningkatan di banding Februari 2023 yang hanya sebesar 13,9 persen. Sedangkan yang mendukung Anies mengalami penurunan, dari 16,6 persen pada Februari 2023, menjadi 13 persen pada April 2023.

Sementara itu kata Burhanuddin, basis pemilih Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, mayoritas tetap mendukung Prabowo, yakni sebesar 39,2 persen, mengalami peningkatan di banding Februari 2023 sebesar 30,4 persen.

Selanjutnya, pemilih Prabowo-Sandi yang mendukung Anies sebesar 36 persen, mengalami penurunan di banding Februari 2023 sebesar 41,2 persen. Sedangkan pemilih Prabowo-Sandi yang dukung Ganjar hanya sebesar 7,1 persen pada April 2023.

"Kalau mas Ganjar memang kurang mengandalkan basis pemilih Pak Prabowo, kecil ya," pungkas Burhanuddin.

Survei yang dilakukan pada 11-17 April 2023 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya