Berita

Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Kepolisian Punjab tengah memeriksa sumber kebocoran gas yang telah menewaskan 11 warga termasuk anak-anak di Giaspura, kota Ludhiana Punjab, India pada Minggu, 30 April 2023/Net

Dunia

Sebelas Orang Tewas Akibat Kebocoran Gas di Giaspura India

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 18:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden kebocoran gas di kawasan industri sekaligus pemukiman padat penduduk di  Giaspura, kota Ludhiana Punjab, India, dilaporkan telah memakan 11 korban jiwa.

Menurut otoritas lokal, kebocoran gas itu terjadi pada Minggu pagi (30/4) sekitar pukul 07.30 waktu setempat dan berasal dari empat freezer yang ada di sebuah toko kelontong dekat pemukiman penduduk.

"Orang-orang yang pergi berbelanja dari toko jatuh pingsan. Dan mereka yang pergi menyelamatkan orang juga jatuh pingsan," bunyi laporan pihak berwenang seperti dimuat India Today.


Korban tewas terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan, dengan tiga anak di antaranya.

Mereka telah diidentifikasi sebagai Sourav (35 tahun), Varsha (35), Aryan (10), Chulu (16), Abhay (13), Kalpesh (40), perempuan tidak dikenal (40), perempuan tidak dikenal (25), laki-laki tidak dikenal ( 25), Neetu Devi dan Navneet Kumar.

Sebagian besar korban meninggal adalah pekerja migran yang bekerja di pabrik sekitar Giaspura.

Pihak kepolisian mengatakan 11 korban terluka telah dibawa ke rumah sakit, dan tim dokter serta ambulan telah dikerahkan untuk menyelamatkan warga.

Banyak orang masih dikhawatirkan terjebak di dalam rumah mereka. Rumah dan pabrik telah dievakuasi dan seluruh area telah disegel.

Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) telah menerjunkan tim Kimia, Biologi, Radiologi dan Nuklir (CBRN) yang terdiri dari 35 anggota, yang ahli dalam menangani insiden kebocoran gas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya