Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Publika

Rekonsiliasi Nasional Mewujudkan Kesejahteraan Umum

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 08:19 WIB | OLEH: IWAN SUMULE

TUGAS sejarah kekuasaan, idealnya, ia menyejahterakan segenap bangsa. Seluruh rakyat. Setiap warga negara.

Ia menjadi sandaran atas tegaknya keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Ia menyatukan segenap warga dengan kesejahteraan bersama. Ia mempersempit jarak kesenjangan. Ia menghilangkan batas ketimpangan sosial. Ia menjadikan setiap warga tiba pada tujuan kesejahteraan umum. Ia memastikan kemajuan bersama.

Tujuan kekuasaan serupa ini bukan hal yang mudah, tentu saja. Kekuasaan yang serupa ini mensyaratkan kepemimpinan yang diniatkan pada tekad menyatukan tiap-tiap perbedaan.


Mempertemukan harapan bersama dan membuatnya tiba menjadi kenyataan. Kepemimpinan yang lurus dan meluruskan. Bukan lagi kepemimpinan yang alfa dan membelah bangsa.

Kepemimpinan yang dekat dan merekatkan. Bukan lagi kepemimpinan yang berjarak dan pongah. Kepemimpinan yang memulihkan persatuan tanpa mengabaikan perbedaan.

Hari ini, kita mendapati kepemimpinan itu pada sosok Prabowo Subianto yang dapat mempersatukan, menghindarkan bangsa ini dari keterbelahan dan akan membawa tiap-tiap kita, seluruh warga tiba pada tujuan kesejahteraan umum.

Kemarin dan hari ini, kita semua menjadi saksi sejarah bahwa keterbelahan itu nyata. Bangsa ini terperangkap dalam suasana saling berhadapan. Terlelap dalam perbedaan panjang, yang bisa berujung pada sikap menang-menangan, lalu kehilangan cara dan lupa pada tujuan bersama. Terbelah hingga pecah.

Pergantian kekuasaan yang kita jelang melalui proses demokrasi politik 2024 mendatang adalah momentum untuk seluruh rakyat republik ini dapat merasakan dan merayakan kesejahteraan, bahwa demokrasi ekonomi tak hanya terwujud dan sampai di dalam pagar istana atau rumah kaum berpunya.

Tetapi sejatinya demokrasi ekonomi dan kesejahteraan umum dapat diwujudkan dan sampai ke piring-piring rakyat, sehingga demokrasi politik dan ekonomi menjadi kemenangan Indonesia Raya.

Salam Juang Demokrasi.

Penulis adalah Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM)

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya