Berita

Kader dan pengurus PPP Banda Aceh/RMOLAceh

Politik

Bukan Ganjar, Kader PPP Banda Aceh Berharap DPP Beri Dukungan untuk Anies

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 02:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengubah arah dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden tak otomatis diikuti oleh kader mereka di daerah. Seperti kader PPP di Banda Aceh yang masih tetap memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.

Terkait hal ini, Wakil Ketua PPP Aceh, Ihsanuddin MZ, tak mempersoalkan kader atau pengurus PPP Banda Aceh mendukung Anies Baswedan jadi calon presiden. Namun seharusnya keputusan itu harus tegak lurus dengan arahan dewan pimpinan pusat.

“Saya tidak tahu Banda Aceh masih ngotot atau tidak, saya tidak paham itu, ada hak masing-masing,” kata Ihsanuddin kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (29/4).


Ihsanuddin berharap, pimpinan PPP di pusat dapat memberikan kearifan lokal dalam mendukung calon presiden pada Pilpres 2024. Meskipun belum ada deklarasi resmi dari pusat.

Di samping itu, Ihsanuddin mengatakan, PPP Aceh mendukung Ganjar Pranowo jadi presiden. Dukungan ini dideklarasikan dalam rapat koordinasi bersama DPW.  

“DPW yang hadir adalah ketua, kemudian untuk bagaimana tindaklanjuti DPW saya pikir ini akan dimusyawarahkan kembali,” sebutnya.

Polemik dukungan capres ini muncul setelah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Banda Aceh, Asnawi M Amin, menyebut pihaknya masih tetap mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024. Menurut Asnawi, keputusan itu diambil saat DPP PPP belum bersikap terhadap calon presiden (capres) 2024.

"Sementara tuntutan dari warga terus mendesak supaya arah partainya ke mana dan pilihan yang diajukan oleh masyarakat adalah untuk Anies Baswedan," terang Asnawi kepada Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (28/4).

Menyahuti keinginan tersebut, kata Asnawi, akhirnya DPC PPP Banda Aceh memberikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Capres. Meskipun akhirnya DPP PPP memutuskan dan memberikan dukungan bukan untuk Anies Baswedan. Terkait hal tersebut, instruksi partai tetap harus jalan karena ini ranahnya pusat, ujar Asnawi.

"Tentu pencapresan itu ranahnya DPP kita hanya samina wa athona (kami mendengar dan kami taat), persoalan pilih itu urusan masing-masing," imbuh Asnawi.

Menurut Asnawi, sejauh ini partainya tetap mendukung Anies. Akan tetapi pihaknya juga harus tunduk jika nanti diperintah oleh DPP PPP. Meskipun persoalan pilihan adalah ranah personal.

"Karena itu, DPP telah mengkaji dengan seksama secara mendalam untung ruginya, terutama keuntungan bagi partai," sebut Asnawi.

Asnawi menilai, tidak mungkin juga DPP PPP ingin menghancurkan aspirasi kader-kadernya. Keputusan tersebut tentu setelah istikharah dan musyawarah dengan para sesepuh dan tokoh-tokoh partai, sehingga pilihan dukungan jatuh kepada Ganjar Pranowo.

"Namun di kita tidak bisa berbuat apa-apa, keinginan kita mungkin tidak hanya Banda Aceh saja, tetapi cabang-cabang lainnya seluruh Aceh menghendaki DPP menjatuhkan pilihan dukungan kepada Anies Baswedan," ujar Asnawi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya