Berita

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri/Dok Pemprov Jateng

Politik

Dikomandoi Ganjar, Jateng Sabet Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Nasional

SABTU, 29 APRIL 2023 | 21:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jawa Tengah dianugerahi penghargaan sebagai 'Provinsi dengan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik Nasional' dari Kementerian Dalam Negeri

Penghargaan diberikan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian saat upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-27 di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Sabtu (29/4).

Jawa Tengah dinilai berhasil menjadi provinsi berkinerja terbaik secara nasional dengan perolehan skor 3,714 status kinerja tinggi.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut berkontribusi membuat Jateng meraih penghargaan.

“Alhamdulillah selama pengelolaan pemerintahan, good governance menjadi satu nilai yang penting dan jadi pedoman. Dengan perencanaan bagus, maka eksekusinya juga akan bagus, dan hasilnya juga relatif bagus," kata Ganjar.

Bagi Ganjar, penghargaan tersebut hanya bagian dari apresiasi pemerintah pusat memotivasi daerah untuk lebih baik lagi. Maka

"Kami harus lebih baik lagi, lebih inovatif dan bisa memberi pelayanan pada masyarakat yang the best dengan segala peralatan, metodologi yang dipunyai termasuk pengalaman yang ada," lanjut politisi PDI Perjuangan ini.

Di era Ganjar, Jawa Tengah mengusung slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' atau tidak korupsi dan tidak berkhianat, pemerintahan Jateng berangsur membaik.

Selain Provinsi, beberapa kota di Jawa Tengah juga mendapat penghargaan dengan status kinerja pemerintahan daerah yang tinggi, seperti Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Wonogiri. Penilaian ini berdasarkan Keputusan Kemendagri Tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2022.

Selain Ganjar, upacara peringatan Hari OTDA dihadiri 600 kepala daerah tingkat walikota, bupati, hingga gubernur se-Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya