Berita

Politik

Arman Salam: Pertarungan Pilpres 2024 Ditentukan Cawapresnya

SABTU, 29 APRIL 2023 | 05:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peta koalisi pemilihan presiden (Pilpres) makin dinamis paska deklarasi Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) PDI Perjuangan. Selain itu, PKS, Nasdem, Demokrat akan mengusung Anies Baswedan.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam berpendapat, seluruh partai politik harus mempelajari hasil perolehan PDIP dan Gerindra pada 2019 silam tidak lepas dari figur capres yang bertarung.

Di sisi lain, jelas Arman, masuknya figur yang dianggap magnet bagi pemilih pada partai juga memiliki dampak elektoral positif namun signifikansinya relatif kecil.


"Grand design program partai yang makro serta citra partai secara nasional masih menjadi variabel primadona publik dalam dalam memilih partai tertentu," jelas Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/4).

Analisa Arman, paska PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP, peta koalisi berubah menjadi sangat cair. Sebab, manuver partai politik mulai menggeliat seakan tidak ingin ketinggalan gerbong.

Lebih lanjut Arman melihat, selera dan kepentingan politik sesungguhnya akan semakin terbaca. Misalnya, KIB diambang perpecahan mengingat PPP terang terangan mendukung Ganjar.

"Sementara dua anggota yang lainnya yakni Golkar dan PAN secara historis dan chemistry cendereng akan mendukung Prabowo Subianto," tandas Arman.

Namun demikian, kunci dari solid atau tidaknya koalisi pilprs akan kembali kepada siapa dan ke siapa calon wakil presidennya.  

"Bisa saja Golkar akan merapat ke Ganjar jika Airlangga diminta mendampinginya," demikian prediksi Arman.

Dalam pandangan Arman, pertarungan pilpres saat ini akan ditentukan oleh calon wakil presiden yang diusung. Sebab, elektoral capres primadona relatif sama.

"Peran wakil akan menentukan bulat dan lonjongnya hasil dan pemenang dari pilpres saat ini," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya