Berita

Angkutan barang berupa truk sumbu tiga/Net

Bisnis

Belajar dari Lebaran 2023, Apindo Minta Pembatasan Truk Angkutan Dihentikan saat Musim Libur

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 22:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah diminta tidak lagi menerapkan pembatasan truk angkutan barang di momen liburan, baik natal dan tahun baru mendatang. Sebab, pembatasan truk angkutan barang dinilai merugikan industri yang selama ini menjadi penopang perekonomian nasional.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Danang Girindrawardana mengatakan, pengusaha kini banyak mengalami kerugian akibat pembatasan truk angkutan barang di masa Lebaran 2023.

"Semua sepakat dilakukan assesment kerugian yang terjadi akibat adanya pembatasan tersebut. Data-datanya nanti akan disampaikan kepada Kemenhub, Kementerian PUPR, dan kepolisian,” kata Danang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/4).


Apindo saat ini masih melakukan update data kerugian yang dialami para industri akibat adanya kebijakan pelarangan truk sumbu tiga di masa lebaran ini.

“Jadi, saat ini datanya-datanya lagi kami update dari para industri,” tambah Koordinator Kebijakan Publik Apindo, Lucia Karina.
 
Aturan pelarangan operasi truk sumbu tiga yang diterapkan pemerintah selama Lebaran 2023 sudah dikeluhkan eksportir sejak awal.

Sekjen DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro mengatakan, produk ekspor sangat tergantung dengan jadwal kapal dan juga surat kontrak atau Letter of Credit yang sudah dibuat antara eksportir dan penerima barang di luar negeri.

“Kapal enggak akan menghitung ada lebaran di Indonesia atau tidak. Kalau barang kita enggak ada di pelabuhan karena aturan mudik, ya otomatis barang kita ditinggal. Nah, itu kan jelas merugikan bagi para eksportir,” jelas Toto.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya