Berita

Erick Thohir-Sandiaga Uno-Agus Harimurti Yudhoyono/Repro

Politik

Erick Ungguli Sandiaga hingga AHY di Posisi Cawapres Versi Poltracking

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang sejumlah figur menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali direkam Poltracking pada medio April tahun ini. Menariknya, nama pejabat pemerintahan Presiden Joko Widodo berada di peringkat teratas, mengangkangi figur oposisi.

Hal itu terekam dalam survei Poltracking Indonesia yang dilakukan 9 hingga 15 April 2023, yang disampaikan dalam acara Rilis Survei bertajuk “Pergeseran Peta Elektoral Capres, Cawapres, dan Partai Politik pada Tiga Survei Nasional Terbaru”, yang digelar virtual, Jumat (28/4).

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha menyebutkan, dari simulasi 20 nama tokoh politik, ada 5 nama yang dominan menduduki peringkat teratas. Namun, ada 4 nama yang berasal dari kelompok pemerintahan, sementara sisanya satu orang dari figur oposisi.


“Di peringkat pertama ada Erick Thohir dengan elektabilitas 16,3 persen. Disusul Sandiaga Uno (14,8 persen), Ridwan Kamil (12,2 persen), Agus Harimurthi Yudhoyono (7,2 persen), dan Mahfud MD (6,5 persen),” ujar Hanta.

Sedangkan, dalam simulasi 10 figur potensial cawapres, Hanta menyebutkan bahwa hasil surveinya mendapati Erick Thohir tetap berada di posisi pertama, yaitu dengan elektabilitas 17,1 persen.

“Di posisi kedua masih Sandiaga Uno 15,3 persen, Ridwan Kamil 13,5 persen, dan ada perubahan di posisi keempat  Mahfud MD (7,8 persen), dan AHY 7,7 persen,” urainya.

Adapun jika dilihat dalam simulasi 5 besar, Erick Thohir bersama Sandiaga Uno dan Mahfud MD cenderung mengalami kenaikan dalam 3 periode kali survei Poltracking, dan tetap berada di urutan yang sama.


“Erick sejak Februari, Maret dan April 2023 mengalami kenaikan (16,5 persen, 16,7 persen,dan 17,1 persen). Sedangkan Sandiaga Uno di urutan kedua naik (dari 11,9 persen, 13,0 persen, dan 15,5 persen),” papar Hanta.

“Namun untuk Ridwan Kamil, turun dari Februari (16,7 persen), Maret (14,2 persen) dan April 13,5 persen. Kalau AHY cenderung stabil,turun sedikit di April jadi 7,7 persen (dari sebelumnya Februari 8,7 persen dan Maret 8 persen),” sambungnya.

Adapun untuk Mahfud MD, tercatat naik elektabilitasnya dari Februari 4,8 persen menjadi 5,3 persen pada periode Maret, dan April menjadi melonjak drastis.

“Yaitu 7,8 persen,” demikian Hanta menambahkan.

Dalam survei kali ini, Poltracking Indonesia mewawancarai secara tatap muka 1.220 responden dari seluruh wilayah Indonesia. Mereka disurvei dengan metode multistage random sampling.

Sementara margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya