Berita

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Dr Totok Imam Santoso, bersama Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Setyo Boedi Moempoeni, beserta jajaran/Ist

Pertahanan

Kapendam XIV/Hasanuddin: Penyerang Polres Jeneponto Bukan Anggota TNI

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 18:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Orang Tak Dikenal (OTK) menyerang Mapolres Jeneponto di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis dini hari (27/4).

Menyikapi itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Dr Totok Imam Santoso, bersama Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Setyo Boedi Moempoeni, telah bertemu, membahas penyerangan itu.

Hasilnya, Kodam XIV/Hasanuddin bersama instansi terkait kini melakukan penyelidikan dan investigasi, termasuk kemungkinan-kemungkinan ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi.


Bila dihubungkan dengan TNI, Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Rio Purwantoro, mengatakan, markas komando satuan TNI terdekat berjarak 2-3 jam lamanya dari lokasi kejadian.

"Pasukan terdekat dari Mapolres Jeneponto itu Yonif 726/Tml, berjarak 2-3 jam perjalanan," kata Rio, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (28/4).

Sebab itu Rio membantah bahwa oknum TNI yang melakukan penyerangan. Sebab, saat kejadian berlangsung, satuan Yonif 726/Tml sedang karantina untuk berangkat penugasan operasi, tidak ada kegiatan cuti.

Bahkan, setiap 2 jam sekali dilaksanakan apel pengecekan. Selain Yonif 726/Tml, Rio juga menjelaskan, satuan teritorial terdekat selanjutnya adalah Kodim 1425/Jeneponto, separuh kekuatannya dinas, separuh kekuatan ada di tempat.

"Itupun terbagi lagi dengan melaksanakan pengamanan operasi ketupat/hari raya dan diperbantukan di Polres Jeneponto, serta tidak menggunakan senjata, senjata semua digudangkan. Karenanya, sangat kecil kemungkinan dilakukan anggota TNI," kata Rio.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya