Berita

Ketua DPC PBB Kota Salatiga, Nur Adi Utomo, mundur dari jabatan dan anggota partai/RMOLJateng

Politik

Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Alasan, Ketua PBB Salatiga Langsung Mundur

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar cukup mengejutkan datang dari DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Salatiga. Tiada angin tiada hujan, Ketua DPC PBB Kota Salatiga, Nur Adi Utomo, mengundurkan diri baik sebagai Ketua DPC maupun anggota partai per 28 April 2023.

Kepada Kantor Berita RMOL Jateng, sosok muda yang kesehariannya berprofesi sebagai Pengacara ini secara khusus mengungkapkan alasannya.

"Saya, Nur Adi Utomo Ketua DPC PBB kota Salatiga mulai hari ini (Jumat, 28 April 2023) mengundurkan dari Ketua DPC Partai PBB," kata Adi, saat mengikuti kegiatan KPU di Hotel Kayu Arum, Salatiga, Jumat (28/4).


Hal yang mengejutkan lainnya, dituturkan Adi, ia telah dikeluarkan dari Grup Whatsapp (WA) Partai PBB tanpa alasan.

Namun ia berbesar hati dan menyadari bahwa dirinya dikeluarkan dari Group WA Partai PBB karena jarang berkontribusi ataupun berkomentar.

Satu hal yang pasti, ia mengundurkan diri karena lebih berat dengan profesinya sebagai Pengacara.

"Saya mengundurkan diri dikarenakan banyak yang harus diselesaikan terkait pekerjaan sebagai Pengacara. Dan saya sebagai Ketua (DPC) sudah berhasil meloloskan (PBB) verifikasi faktual untuk kota Salatiga. Terima kasih atas bimbingan dari Ketua DPW PBB Kota Semarang," ungkapnya.

Saat disinggung alasan lainnya, Adi membeberkan jika ia kesulitan mencari calon anggota yang akan duduk di DPRD Salatiga

Sehingga, sampai saat ini ia seorang yang mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Salatiga.

"Per hari ini surat pengunduran saya buat dan kirim ke COD dan DPP PBB, dengan tembusan KPU Salatiga. Terkait mau akan dilakukan PAW saya serahkan ke DPD dan DPP," imbuhnya.

Sementara, Sekretaris KPU Salatiga Joko Badrun saat dikonfirmasi mengakui belum menerima secara resmi pengunduran dirinya Ketua DPC PBB Kota Salatiga.

"Belum, sampai saat ini (belum) menerima," jelasnya. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya