Berita

Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen/Net

Global

PBB Desak Seluruh Pihak Gandengan Tangan Bekerjasama dalam Proses Perdamaian di Suriah

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 12:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya memajukan proses perdamaian di Suriah, seluruh pemangku kepentingan global dan Damaskus harus ikut bekerja sama dalam proses tersebut.

Begitu yang disampaikan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Suriah, Geir Pedersen kepada Dewan Keamanan PBB, pada Kamis (27/4).

Menurutnya, saat ini perhatian baru yang sedang dialami Suriah dapat dijadikan momentum yang tepat bagi para pemangku kepentingan untuk bertindak lebih jauh dalam membuka jalan memajukan proses politik di negara tersebut.


Dalam hal ini, utusan PBB itu menyoroti perhatian diplomatik baru yang diberikan oleh Rusia, Turki, Iran, dan Arab Saudi kepada Suriah baru-baru ini.

“Dengan perhatian baru pada Suriah, khususnya dari kawasan, dapat membantu upaya kami dalam memajukan solusi politik untuk konflik ini sejalan dengan Resolusi 2254,” katanya, seperti dimuat Anadolu Agency.

"Tetapi perhatian baru untuk membantu membuka kemajuan, kami membutuhkan banyak aktor untuk dapat mengambil langkah konkret perdamaian bukan hanya satu set aktor," tambahnya.

Menanggapi pesan seruan tersebut, Duta Besar Turki untuk PBB Sedat Onal, menunjukkan tanda-tanda kecenderungan keterlibatan negaranya yang lebih besar di wilayah tersebut setelah gempa bumi dahsyat melanda negara tetangganya itu.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB itu, Sedat Onal menyatakan negaranya siap dalam membantu Suriah menemukan solusi yang layak dan tepat untuk mengatasi masalah di negara itu melalui proses politik yang kredibel.

"Kami berharap ini bisa membuka peluang, dan bisa dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya