Berita

Jenazah para korban pemujaan agama yang digali diletakkan di desa Shakahola, dekat kota pesisir Malindi, di Kenya selatan pada Minggu, 23 April 2023/Net

Dunia

Kasus Sekte Sesat, Polisi Kenya Kembali Tangkap Seorang Pendeta dan Menutup Sebuah Gereja

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi Kenya terus mengembangkan penyelidikan kasus aliran sesat yang menewaskan hampir seratus pengikutnya yang didoktrin agar berpuasa hingga mati kelaparan demi bertemu Yesus.

Terbaru, polisi menangkap pendeta Ezekiel Odero seorang televangelist terkenal. Gerejanya yang terletak di pantai juga telah ditutup.

Odero, yang terkenal karena menarik banyak orang pada acaranya, ditangkap pada Kamis (27/4), beberapa jam setelah polisi memeriksa rumah duka di dekat Gereja Internasional Kehidupan Baru di Mavueni, daerah Kilifi.


“Pagi ini kami telah menangkap Pendeta Ezekiel Odero atas tuduhan kematian yang terjadi di kediamannya," kata komisaris wilayah Pantai Rhoda Onyancha, seperti dikutip dari Africa News.

Polisi juga sedang menyelidiki hubungan Odero dengan pemimpin sekte yang sudah ditangkap terlebih dahulu, Paul Mackenzie Nthenge.

Hingga saat ini pihak berwenang Kenya telah menemukan 95 mayat orang yang diduga meninggal karena kelaparan dan dikuburkan di kuburan dangkal, di hutan Shakahola seluas 800 hektar dekat gerejanya di pantai.

Menteri Dalam Negeri Kenya Kithure Kindiki juga telah mengumumkan penangkapan pendeta itu dalam sebuah pernyataan.

"Gereja tersebut telah ditutup. Lebih dari 100 orang yang bersembunyi di tempat itu telah dievakuasi dan akan diminta untuk membuat pernyataan," katanya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya