Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Kantor DPP PDIP, Jakarta/RMOL

Politik

PDIP Pilih Berkoalisi dengan Parpol yang Sudah Deklarasi Dukung Ganjar

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku partainya tidak ingin gegabah menentukan koalisi dengan menentukan yang terbaik dari koalisi yang sementara ini muncul di permukaan.  

"Akan diambil yang terbaik, yang tentu tidak tutup mata upaya dalam menangkan pemilu," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

Pasalnya kata Hasto, saat ini presiden dan wakil presiden mendatang dihadapkan oleh tantangan besar. Dengan begitu, sambung Hasto, dibutuhkan koalisi yang kuat.


"Presiden dan wapres ini punya tantangan yang tidak mudah, pandemi belum selesai, geopolitik yang ciptakan krisis pangan energi, ekonomi, upaya pendidikan kita bisa jauh lebih hebat, riset dan inovasi  agar kita berdikari," ucapnya.

Saat disinggung soal ajakan PAN agar PDIP bergabung dengan Koalisi Besar yang diwacanakan saat lima ketum parpol yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Plt Ketum PPP Mardiono bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi, kata Hasto partainya akan mempriotitaskan parpol yang sudah mendeklarasikan Ganjar sebagai capres.

“Dengan demikian kami kemudian bergerak untuk melakukan komunikasi yang intens dengan partai politik yang sudah menyatakan akan mendukung pak Ganjar ini sebagai skala prioritas utama, dan ketika PDIP melakukan komunikasi politik, pak Ganjar terus bergerak di tengah rakyat sehingga rakyat betul-betul dilibatkan di dalam proses politik yang sangat penting bagi masa depan bangsa dan negara kita," demikian Hasto.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya