Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Jatuh Sakit, Erdogan Batalkan Jadwal Kampanye

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 08:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pemilu yang akan diadakan di Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan yang akan maju kembali dalam ajang pemilihan justru jatuh sakit dan membatalkan jadwal kampanyenya.

Pada Rabu (26/4), Erdogan mengumumkan bahwa ia perlu beristirahat sejenak di rumah atas saran dari dokter karena masalah kesehatan, yang membuatnya tidak dapat menghadiri kampanye yang dijadwalkan di kota Kırıkkale, Yozgat, dan Sivas.

"Hari ini saya akan beristirahat di rumah dengan saran dari dokter. Sayangnya, hari ini kami tidak bisa berkumpul dengan saudara-saudara saya dari Kırıkkale, Yozgat dan Sivas, (tapi) saya tetap meminta mereka semua untuk menggunakan hak suara mereka," tulis Erdogan dalam cuitannya di Twitter.


Dalam penjelasannya, Erdogan telah meminta Wakil Presiden Fuat Oktay untuk mewakilinya dalam kampanye tersebut.

Berdasarkan laporan yang dimuat VOA News pada Kamis (27/4), sehari sebelumnya, Erdogan mendadak menghentikan wawancara langsungnya di televisi selama sekitar 20 menit, karena masalah yang ia sebut sebagai flu perut serius, dan meminta maaf atas interupsi tersebut.

Menanggapi banyaknya rumor online terkait penyakit serius yang diderita Erdogan yang diduga sedang dirawat di rumah sakit, para pejabat Turki ramai-ramai membantah rumor tersebut.

"Kami dengan tegas menolak klaim tak berdasar mengenai kesehatan Presiden (Erdogan)," cuit direktur komunikasi Erdogan, Fahrettin Altun.

"Presiden kita tetap menjalankan tugasnya. Setelah istirahat sejenak, dia akan melanjutkan programnya," tulis pejabat lainnya dari anggota senior partai berkuasa Partai Keadilan dan Pembangunan, Omer Celik.

Presiden yang sedang mencari masa jabatannya yang ketiga ini tengah berusaha keras dalam menjalankan kampanye untuk pemilu yang diadakan di Turki pada 14 Mei mendatang, ia dikabarkan kerap menghadiri lebih dari tiga acara sekaligus dalam sehari, yang membuat kesehatannya memburuk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya