Berita

E. Jean Carroll/Net

Dunia

Penulis Jean Carroll Memberi Kesaksian: Donald Trump Memperkosa Saya

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Gugatan perdata terhadap mantan Presiden Donald Trump berlanjut pada sidang Rabu (25/4) dengan penggugat, seorang penulis, mengatakan bahwa ia mendapat perlakuan yang tidak senonoh.

"Saya di sini karena Trump memperkosa saya," ujar E. Jean Carroll di persidangan, seperti dikutip dari NBC News.

Carroll mengaku pertama kali bertemu Trump pada 1987. Kemudian, pada 1996, Trump mencoba memperkosanya di ruang ganti department store New York. Bertahun-tahun ia mencoba mengumpulkan kekuatan dan cara untuk mengungkapkan peristiwa itu. Ketika kisah itu terbongkar, Trump malah menuduhnya berbohong.


Dalam sebuah postingan di Truth Social 2022, Trump mengatakan tuduhan Carroll sebagai "Hoax dan kebohongan" dan mengatakan "Wanita ini bukan tipeku!"

Sakit hati, Carroll akhirnya mengajukan gugatan kepada Trump pada November 2011.

Sebelum persidangan Rabu dimulai, Hakim Lewis A Kaplan telah menegur Trump atas pernyataan yang "sama sekali tidak pantas" di platform media sosialnya itu.

Selama persidangan berjalan, Carroll gagal menyebut kapan persisnya peristiwa perkosaan itu terjadi.

Pengacara Carroll, Shawn Crowley, mengatakan hal itu seharusnya tidak menjadi masalah karena peristiwanya telah terjadi bertahun-tahun lalu.

"Meskipun Ms. Carroll tidak ingat persis kapan ini terjadi, dia mengingat hampir setiap detail dari apa yang terjadi, dan kesaksiannya saja sudah cukup bagi Anda untuk membuat Donald Trump bertanggung jawab dalam kasus ini," katanya.

Namun, jaksa mengatakan detail itu penting.
 
Trump yang selalu membantah tuduhan Carroll tidak hadir dalam persidangan dan masih belum jelas apakah Trump akan bersaksi sendiri dan kapan.

Sidang diperkirakan akan berlangsung sekitar lima hari. Sembilan anggota juri yang terdiri dari enam pria dan tiga wanita sedang mempertimbangkan kasus pencemaran nama baik ini.

Tim hukum Carroll diperkirakan akan memanggil saksi lain termasuk dua wanita, Lisa Birnbach dan Carol Martin, yang dia klaim telah diberitahu tentang dugaan pemerkosaan tak lama setelah peristiwa itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya