Berita

Situasi di salah satu permukiman penduduk di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pasca kehadiran KST/Ist

Pertahanan

KST Kembali Berulah, Dua Hari Warga Kampung Kusage dan Bilogai Diganggu

RABU, 26 APRIL 2023 | 21:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua kembali membuat resah warga dan menyerang anggota TNI serta Polri, dua hari berturut-turut.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, menyebut, serangan pertama terjadi pada Minggu (23/4).

"Gerombolan KST menggunakan 2 senjata api laras panjang, berupaya menyerang aparat Yonif 305/Tkr, saat di Kampung Sambili menuju Kampung Kusage, Kabupaten Intan Jaya. Selanjutnya aparat TNI melakukan penindakan, namun gerombolan KST melarikan diri," kata Herman, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (26/4).


Ulah para KST itu membuat resah masyarakat di Kampung Sambili, Kampung Kusage dan Kampung Mamba Bawah.

Sempat terjadi keributan antara gerombolan KST dengan warga kampung, karena warga mengusir dan berusaha melawan gerombolan KST yang selama ini menjadikan masyarakat sebagai tameng dan sering mengancam.

Penyerangan kedua terjadi pada Senin (24/4). Saat itu gerombolan KST menyerang dan menembak aparat keamanan dari Brimob, di Kampung Bilogai, Intan Jaya.

"Mendengar kejadian itu, siaga dilakukan, untuk mengantisipasi serangan gerombolan KST. Bahkan warga berkumpul membawa busur dan panah untuk mengusir gerombolan KST," kata Herman.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya