Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi/Net

Politik

Total 897 WNI Berhasil Dievakuasi dari Khartoum Sudan

RABU, 26 APRIL 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah konflik Khartoum, Sudan dan provinsi lain telah memasuki tahap kedua.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, pada Rabu (26/4), total WNI yang berhasil dipindahkan ke wilayah luar Khartoum mencapai 897 orang.

"Dari jumlah tersebut 557 sudah tiba di Pelabuhan Jeddah, 12 masih di Kota Port Sudan, sementara 328 orang lainnya dalam perjalanan menuju Port Sudan," ujar Retno dalam keterangannya.


Retno menjelaskan, jumlah tersebut merupakan total dari evakuasi tahap pertama dan kedua, tetapi tidak termasuk 15 WNI yang melakukan evakuasi mandiri dan mereka yang sudah ada di Indonesia karena mudik atau menjalankan umrah ke Arab Saudi.

"Evakuasi tahap pertama dipimpin langsung oleh Dubes Khartoum, yang tahap kedua ini dipimpin oleh tim dari KBRI yang jumlahnya 4 orang," terangnya.

Dikatakan Retno lagi, rute evakuasi tahap kedua sama dengan yang pertama. Yakni menempuh perjalanan darat dari kota Khartoum melewati Atbara, kemudian kota Sawakin menuju kota Port Sudan, terakhir mereka akan mengendarai kapal menuju pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.

"Setibanya di Jeddah, para WNI ini akan beristirahat dan akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia," ujarnya.

Retno mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak Sudan maupun Arab Saudi yang telah memfasilitasi proses evakuasi WNI yang cukup rumit tersebut.

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada otoritas Sudan yang membatu proses evakuasi via darat dari Khartoum ke kota Port Sudan. Juga kepada pemerintah Saudi yang memfasilitasi jalur transportasi laut dari kota Port Sudan menuju Jeddah," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya