Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bertemu pada Minggu (23/4)/Net

Politik

Ganjar Mudah Dikalahkan jika Prabowo Mampu Menyatukan Alumni Golkar

RABU, 26 APRIL 2023 | 09:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Manuver politik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke elite Partai Golkar diyakini sebagai upaya membangun kekuatan melawan PDI Perjuangan yang sudah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.

Kekuatan tersebut bisa terwujud melalui gabungan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam wadah Koalisi Besar.

"Prabowo bisa jadi sedang penjajakan koalisi dengan Golkar untuk melakukan perlawanan terhadap jagoan PDIP yang beberapa waktu yang lalu dideklarasikan," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/4).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini meyakini, jika KKIR yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB bersatu dengan Golkar, PAN, dan PPP dalam KIB, maka akan menjadi kekuatan besar yang patut diperhitungkan oleh PDIP dan partai politik (parpol) lainnya.

Bahkan ia meyakini, koalisi tersebut bisa mengalahkan Ganjar yang selalu unggul dalam beberapa survei elektabilitas kandidat capres 2024.

"Jika Golkar dan alumni Golkar solid, maka akan sangat mudah untuk mengalahkan Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP. Ini dapat dilihat peta kekuatan Golkar saat orde baru dan awal reformasi yang masih dapat memenangkan pemilu," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya