Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Melenceng dari Jalur, Roket Swedia Mendarat di Norwegia

RABU, 26 APRIL 2023 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peluncuran roket yang diluncurkan oleh Perusahaan Luar Angkasa Swedia (SSC) dilaporkan menyimpang dari jalurnya dan mendarat di pegunungan negara tetangga, Norwegia.

Otoritas Norwegia melaporkan, muatan roket telah ditemukan dan diangkut kembali ke lokasi peluncuran Swedia. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dan penyelidikan sedang berlangsung, seperti dilaporkan RT, Selasa (25/4).

Roket TEXUS-58 meluncur dari Esrange Space Center di Swedia utara pada Senin pagi (24/4) waktu setempat.


SSC dalam pernyataannya mengatakan roket tersebut menyelesaikan penerbangan 15 kilometer ke Norwegia, sekitar 40 kilometer barat laut dari lokasi pendaratan yang direncanakan.

“Itu mendarat di pegunungan pada ketinggian 1.000 meter, dan sepuluh kilometer dari pemukiman terdekat,” kata juru bicara SSC Philip Ohlsson kepada Reuters.

SSC mengatakan bahwa mereka menghubungi pihak berwenang Swedia dan Norwegia tak lama setelah benda itu mendarat. Mereka mengakui bahwa itu merupakan penyimpangan serius dan akan menyelidiki mengapa roket terbang lebih jauh ke barat laut.

Marko Kohberg, kepala operasi roket dan balon di Esrange mengatakan, saat ini masih terlalu dini untuk berspekulasi.

Roket yang diterbangkan Senin adalah bagian dari program yang ditugaskan oleh Badan Antariksa Eropa (ESA), dan terbang ke ketinggian 250 kilometer dengan tiga percobaan gayaberat mikro di dalamnya.

Dua percobaan, VIPer dan Perwaves, terkait dengan penelitian "transisi hijau" , sedangkan percobaan ketiga, dijuluki ICAPS, menyelidiki proses pembentukan planet.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya