Berita

Ketua IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap/RMOL

Politik

Kerap Bikin Kontroversi, IMM Minta BRIN Dievaluasi

SELASA, 25 APRIL 2023 | 20:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah diminta mengevaluasi kinerja Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Permintaan itu disampaikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta, menyusul sejumlah kontroversi yang diciptakan BRIN.

"Kami minta BRIN ini dievaluasi total oleh eksekutif dan legislatif, dalam hal ini Menpan RB dan Komisi VII DPR, terutama evaluasi kinerja," kata Ketua IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap, di Polda Metro Jaya, Selasa (25/4).


Ari menyayangkan, kinerja BRIN yang diharapkan memberi bantuan pemerintah dengan inovasi-inoveasi terbaru, yang ada justru membuat kontroversi-kontrobersi.

"BRIN ini lembaga baru, yang diharapkan menghasilkan inovasi dan riset yang berdampak positif untuk negara ke depan, tetapi malah menghasilkan hal-hal kontroversial," sesal Ari.

Yang terakhir dan viral, seorang peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin, membuat geger di media sosial dengan main ancam kepada warga Muhammadiyah.

Seperti diketahui, dalam tulisan di Facebook, Andi Pangerang mengancam akan membunuh satu per satu warga Muhammadiyah, karena perbedaan metode penetapan hari Lebaran 2023.

"Perlu saya HALALKAN GAK NIH DARAHNYA semua muhammadiyah? apalagi muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda Kalender Islam global dari Gema Pembebasan? BANYAK BACOT EMANG!!! SINI SAYA BUNUH KALIAN SATU-SATU. SILAKAN LAPORKAN KOMEN SAYA DENGAN ANCAMAN PASAL PEMBUNUHAN!!! SAYA SIAP DIPENJARA. SAYA CAPEK LIHAT PENGADUAN KALIAN," kata Andi, membalas komentar akun Thomas Djamaluddin, di akun Facebook.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya