Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule/RMOL

Publika

Bergerak Wujudkan Sosialisme Demokrasi

SELASA, 25 APRIL 2023 | 20:02 WIB | OLEH: IWAN SUMULE

SOSIALISME tidak akan bisa dibangun tanpa menghancurkan sepenuhnya feodalisme dan kolonialisme atau imperialisme.

Sosialisme hanya akan menjadi obrolan omong kosong ketika hanya sedikit saja orang yang bisa menjadi kaya, sementara rakyat banyak hidup dalam kemiskinan, kekayaan alam kita tak dinikmati dan digunakan sebesar-besarnya untuk menyejahterakan rakyat.

Demikian juga halnya, perwujudan demokrasi tidak boleh lagi hanya berhenti di dalam pagar istana atau rumah kaum berpunya. Tetapi demokrasi harus hadir dalam setiap kehidupan dan sampai ke piring-piring rakyat.


Sosialisme juga memerlukan kemajuan teknik dan kelas pekerja yang terorganisir. Sebab, prinsip sosialisme adalah setiap orang bekerja sesuai kemampuan dan menerima sesuai hasil kerjanya.

Maka, harus ada kemajuan tenaga-tenaga produktif secara besar-besaran, agar bisa berproduksi secara melimpah dan memenuhi kebutuhan rakyat.

Tanpa itu, sosialisme hanya akan berarti kemiskinan, kelaparan, dan keterbelakangan.

Menurut Bung Karno, kemerdekaan nasional alias Indonesia merdeka hanyalah jembatan emas. Kemerdekaan itu hanyalah penghubung menuju cita-cita masyarakat tanpa imperialisme dan kapitalisme.

Sehingga, dalam perjuangan habis-habisan mendatangkan Indonesia Merdeka, kaum Marhaen harus menjaga agar jangan sampai nanti mereka yang kena getahnya, tetapi kaum borjuis atau ningrat yang memakan nangkanya.

Perjuangan mewujudkan sosio-demokrasi membutuhkan orang cerdas yang bisa menilai situasi, bereaksi dengan cepat dan tepat.

Butuh lebih dari kecerdasan untuk bertindak cerdas. Seperti tawanan yang dijatuhkan ke dasar sumur kering yang dalam, kita tak tahu siapa dan apa yang menanti kita.

Yang jelas bagi kita bahwa dalam perjuangan kejam dan keras ini, kita ditakdirkan untuk menang. Dan tentu di saat ini, Prabowo Subianto akan jadi "alat" kita mewujudkan Sosialisme Demokrasi.

Jiwa dan raga akan menyatu sempurna. Dan kuasa kehendak Ilahi akan dimulai.

Salam Juang Demokrasi.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM)

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya