Berita

Potongan video saat Praka Arya meminta maaf langsung kepada seorang Ibu yang ditendangnya/Ist

Nusantara

Usai Nendang Motor Ibu-Ibu, Praka Arya Minta Maaf dan Ampun secara Langsung

SELASA, 25 APRIL 2023 | 15:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Praka Arya Nobel Gideon bersama Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas, meminta maaf langsung kepada Sri Dewi Kemuning (21), terkait insiden penendangan motor di jalan raya.

Di hadapan Sri dan ayahnya, Arya meminta maaf atas tingkah laku tak terpuji yang dilakukannya,

"Mohon izin komandan, mohon izin bapak, saya atas nama pribadi, Praka Arya Nobel Gideon, mengaku salah atas kejadian yang saya lakukan kemarin, yang merugikan bapak dan keluarga, saya mohon maaf sebesar-besarnya," kata Praka Arya, dalam video yang diterima redaksi, Selasa (25/4).


Praka Arya pun meminta kepada ayah korban untuk memaafkan perlakukan dirinya.

"Saya juga mohon agar bapak dan keluarga bersedia memaafkan saya, dan mendoakan saya agar ke depan kami menjadi orang yang lebih baik atas kejadian ini, pak," kata Arya lagi.

Ayah korban pun menerima permintaan maaf dari Praka Arya.

"Ya, saya maafkan atas perbuatan sampeyan kepada anak dan cucu saya, sekali lagi saya maafkan dari hati paling dalam," ucap ayah Sri.

Meski sudah meminta maaf, Praka Arya tetap mejalani sanksi penahanan dari Polisi Militer.

Sebelumnya beredar video viral di Medsos, menggambarkan seorang oknum berpakaian dinas harian TNI menendang pemotor ibu-ibu yang membonceng anak, di Jalan Raya Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/4).

Oknum anggota TNI itu menunggangi sepeda motor matik besar, dengan nomor polisi AA 6536 JZ.

Beruntung, pemotor ibu-ibu itu tak sampai jatuh. Sementara setelah menendang, pelaku melarikan kendaraannya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya