Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Pengamat: Erick Cocok jadi Cawapres Penerus Program Jokowi

SENIN, 24 APRIL 2023 | 20:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bursa calon presiden dan wakil presiden 2024 kembali memanas setelah PDI Perjuangan resmi mengusung bakal calon presidennya, yakni Ganjar Pranowo. Sejumlah nama pun muncul dan dianggap cocok untuk bertarung di pesta demokrasi tahun depan.

Menurut peneliti utama Indikator Politik Indonesia (IPI) Kennedy Muslim, masyarakat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu meneruskan program kerja presiden Joko Widodo ke depan, salah satu yang cocok dengan kriteria tersebut adalah Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Erick Thohir dianggap oleh masyarakat bisa meneruskan program dan pembangunan dari Presiden Jokowi setelah 2024,” kata Kennedy Muslim kepada wartawan, Senin (24/4).


Erick, kata dia, banyak mengemban amanah strategis dari presiden, mulai dari kontribusi sejumlah BUMN kepada kas negara hingga melakukan transformasi di lingkungan kementeriannya.

Belum lagi jabatan sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Erick dianggap mampu menjalankan tugas presiden selama pandemi berlangsung.

"Maka dari itu, masyarakat melihat Erick adalah pemimpin yang tepat untuk meneruskan kepemimpinan dan program kerja pembangunan Indonesia milik Jokowi di pemerintahan mendatang," sambungnya.

Sejalan dengan rekam jejaknya, Erick juga mendapat sinyal dukungan dari Presiden Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang sebagai cawapres. Hal itu terlihat dari kedekatan Menteri BUMN dan presiden dalam berbagai acara.

“Erick Thohir cawapres yang sudah direstui oleh Presiden Jokowi. Terlihat dari berbagai endorsement yang diberikan Presiden Jokowi kepada Erick Thohir," tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya