Berita

Kolase Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Samuel Silaen: Belum Mulai Anies Sudah Ciut Nyali Lawan Ganjar, Ada Apa?

SENIN, 24 APRIL 2023 | 16:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pesan khusus bakal calon presiden Anies Baswedan kepada relawan soal adanya lawan yang besar di Pemilu 2024 menimbulkan tanda tanya.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F. Silaen menilai, ada kesan ketakutan yang diperlihatkan Anies kepada relawan setelah deklarasi bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo.

"Pertandingan belum dimulai, namun capres besutan Nasdem itu seolah-olah sudah 'ciut' nyalinya hingga dia harus berpesan 'ketakutan' kepada relawannya. Apakah figur capres Ganjar menakutkan bagi Anies?" kata Samuel F. Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/4).


Pesan Anies kepada relawan yang disampaikan dalam sebuah video berdurasi 3.44 menit itu perlu diklarifikasi agar tidak menjadi bola liar di masyarakat, khususnya kepada relawan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Kalau memaknai pesan itu, artinya Anies sudah kena mental dong. Capres baru muncul saja sudah menakutkan baginya, sebab deklarasi baru sebatas pengumuman, belum sampai pada tahap pendaftaran ke KPU RI," sambung Silaen.

Sejatinya, sikap Anies tidak perlu ditunjukkan secara berlebihan. Sebab menurut Silaen, tahapan Pilpres 2024 masih cukup panjang hingga benar-benar resmi ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

"Tapi dengan kemunculan capres PDIP itu sudah menggetarkan hati sanubari Anies. Kira-kira, apa yang membuat Anies begitu takjub kepada sosok Ganjar? Karena didukung partai penguasa atau karena apa?" tandas mantan fungsionaris DPP KNPI itu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya