Berita

WNI yang dievakuasi dari Sudan/Net

Global

Sumber Daya Terbatas, 289 WNI di Sudan akan Dievakuasi pada Tahap Kedua

SENIN, 24 APRIL 2023 | 15:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Sudan mengalami hambatan sumber daya, sehingga pemerintah perlu membaginya ke dalam dua tahap.

Dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pada awalnya seluruh WNI akan dievakuasi dengan memanfaatkan gencatan senjata antara tentara dan paramiliter Rapid Support Forces (RSF). Namun terdapat pembatasan bahan bakar untuk bus yang mengangkut para WNI. Alhasil proses evakuasi tidak dapat dilakukan dalam satu tahap.  

"Terdapat 289 WNI lainnya, yang sebagian besar adalah mahasiswa dan lima pekerja
perusahaan, akan dievakuasi pada tahap kedua pada kesempatan pertama," kata Retno dalam video keterangan pers pada Senin (24/4).

perusahaan, akan dievakuasi pada tahap kedua pada kesempatan pertama," kata Retno dalam video keterangan pers pada Senin (24/4).

Lebih lanjut, Retno mengimbau WNI yang masih berada di Sudan dan belum melaporkan diri untuk memberikan informasi terkait keberadaannya ke KBRI Khartoum untuk ikut dalam proses evakuasi tahap kedua.

"Oleh karena itu mohon dengan hormat untuk yang belum melaporkan diri segera menghubungi KBRI Khartoum," tambahnya.

Sementara itu, evakuasi tahap pertama masih berlangsung. Sebanyak 538 WNI telah diberangkatkan dari Khartoum ke Port Sudan untuk dibawa menggunakan jalur laut ke Jeddah. Setelahnya, pesawat TNI akan membawa WNI ke Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya