Berita

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak/Net

Dunia

Rishi Sunak Puji Keberhasilan Militer Inggris Evakuasi Staf Diplomatiknya dari Sudan

SENIN, 24 APRIL 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keberhasilan pasukan militer Inggris mengevakuasi staf kedutaan dengan selamat dari wilayah konflik di Sudan mendapat apresasi dari Perdana Menteri Rishi Sunak.

Melalui akun Twitter pribadinya, Sunak memuji kesuksesan evakuasi itu karena mampu dilakukan dengan cepat meskipun prosesnya cukup kompleks di sana.

"Saya menghargai komitmen para diplomat kami dan keberanian personel militer yang melakukan operasi sulit ini," cuit Sunak di Twitter.


Seperti dimuat Reuters pada Minggu (23/4), sejauh ini baru staf kedutaan yang diselamatkan. Sementara warga negara Inggris yang tinggal di Sudan disebut Sunak akan segera menyusul.

"Kami terus mengejar setiap jalan untuk mengakhiri pertumpahan darah di Sudan dan memastikan keselamatan warga negara Inggris yang tersisa di negara itu," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly mengatakan prioritas utama tetap keselamatan warga negara Inggris.

Ia menyarankan agar mereka yang belum dievakuasi dapat berlindung di dalam ruangan dan memberi tahu Kemlu Inggis lokasi mereka tinggal.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap aksi penyelamatan dilakukan berama dengan pasukan dari Amerika Serikat, Prancis, dan sekutu lain yang tidak disebutkan namanya.

Wallace menyebut lebih dari 1.200 personel militer terlibat dalam pengorganisasian dan pelaksanaan operasi penyelamatan.

Evakuasi warga asing dilakukan setelah konflik tentara Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) memasuki hari ke delapan. Di mana bentrokan senjata itu telah menyebabkan ratusan korban jiwa dan menjebak ribuan warga di rumah mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya