Berita

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam acara diskusi online/Ist

Nusantara

Arus Balik Idulfitri 1444 H

Hindari Penumpukan, Pemudik Diimbau Tak Pulang pada 24-25 April

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 16:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemudik diimbau tidak melakukan perjalanan pulang ke wilayah Jabotabek pada Senin (24/4) dan Selasa (25/4), untuk menghindari kepadatan di pintu-pintu tol dan rest area.

“Kami mohon kerjasama, khususnya yang melewati Jalan Tol Trans Jawa, untuk mengatur waktu perjalanannya, agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal yang diprediksi jadi puncak arus balik. Hindari pulang bersamaan di 24 dan 25 April 2023," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam keterangan tertulis, Minggu (23/4).

Sebaliknya, pemudik diharapkan memperpanjang periode liburan dan pulang ke Jabotabek pada tengah hingga akhir pekan.


"Bagi pengguna jalan yang masih diberi kelonggaran melanjutkan mudiknya, geser perjalanan dengan pilihan hari Rabu-Sabtu, 26-30 April 2023,” ujar Lisye.

Jasa Marga mencatat sekitar 1,3 juta unit kendaraan telah meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai H-1 atau Sabtu-Jumat (15-21 April 2023).

Jumlah ini meningkat 3 persen dibandingkan dengan periode Lebaran 2022 dan meningkat hingga 41,25 persen dibandingkan  lalu lintas (lalin) normal.

“Kami juga mencatat pada Rabu, 19 April 2023, arus mudik ke arah Timur (di Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung) telah mencetak rekor tertinggi sebesar 163 ribu Kendaraan, naik 20 persen dibanding puncak mudik Lebaran 2022,” kata Lisye.

Dari jumlah itu, Jasa Marga memprediksi 1,6 juta unit kendaraan akan tiba di Jabotabek pada arus balik nanti.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya