Berita

Militer Myanmar/Net

Dunia

Wakil Ketua KPU Myanmar Dibunuh Jelang Pemilu, Junta Salahkan Pemberontak

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil ketua komisi pemilihan Myanmar ditembak mati di Yangon pada Sabtu (22/4), menjelang pemilu yang rencananya akan digelar di negara itu.

Menurut junta militer Myanmar, Sai Kyaw Thu diduga ditembak mati oleh kelompok pemberontak yang menentang junta, di kotapraja Thingangyun, di Yangon timur, karena dianggap bekerja untuk militer.

"Pasukan Pertahanan Rakyat Sipil (PDF) yang mendeklarasikan diri sendiri bermunculan menentang junta, dengan pejuang mereka menargetkan pejabat yang dianggap bekerja dengan militer," kata tim informasi militer dalam sebuah pernyataan.


Dimuat VOA News pada Minggu (23/4), pemilu yang akan diselenggarakan di Myanmar dicurigai oleh banyak pihak, termasuk kelompok PDF, tidak akan dijalankan dengan bebas dan adil oleh junta.

Atas dasar itu, militer Myanmar yang berkuasa menyebut para pemberontak bertanggung jawab atas pembunuhan tokoh terkenal di negaranya itu, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Sejauh ini, kelompok PDF sendiri belum memberikan komentarnya. Akan tetapi serangan terbaru kali ini dilakukan setelah dua pekan lalu junta Myanmar menjatuhkan bom di acara upacara pembukaan kantor PDF, yang menewaskan ratusan orang.

Sejak militer Myanmar mengambilalih negara itu, pembunuhan terjadi hampir setiap hari yang diluncurkan oleh junta atau pun serangan balasan dari kelompok pemberontak.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya