Berita

Kemacetan saat mudik/Net

Publika

Mudik dan Pembangunan Wilayah

SABTU, 22 APRIL 2023 | 07:41 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

GEMA takbir dan suara bedug bertalu-talu menjadi penggerak hati untuk rindu mudik bukan hanya terjadi di Indonesia. Mudik untuk bertemu orang tua, kakek nenek, mertua, sanak saudara, dan kerabat dekat. Bersilaturrahmi. Mempererat persaudaraan. Memperpanjang umur dan kebahagiaan.

Dengan perkiraan jumlah pemudik lebaran sebanyak 123,8 juta jiwa tahun 2023, maka momentum mudik menjadi sarana distribusi hasil-hasil pembangunan yang penting, bukan hanya di bidang perekonomian, melainkan juga membangun semangat rasa persatuan dan kesatuan, serta memperbesar rasa saling bertoleransi dalam beragama dan perbedaan paham. Berbhinneka tunggal ika, tanhana dharma mangrua.

Salah satu kemajuan penting yang dipraktikkan oleh pemerintah antara lain adalah pertama dengan memperlancar antrian masuk kapal penyeberangan, yaitu dengan cara menambah kapasitas dan jumlah pelabuhan penyeberangan orang dan barang.


Kedua, menyelesaikan tahapan pembangunan jalan tol di daratan. Ketiga, memperbanyak pembangunan jembatan penyeberangan dan mengecor panjang jalanan yang mudah berlubang serta bergelombang, memperhalus jalan, memperlebar jalanan yang semula sempit, maupun memperbanyak rambu-rambu tanda jalan khususnya membantu kelancaran perjalanan malam hari.

Tempat-tempat mudah longsor dan rawan kecelakaan lalu lintas mendapat perhatian dan perbaikan tambahan. Keempat, beberapa pasar tumpah yang menaikkan kemacetan perjalanan di darat telah dibenahi, misalnya mengubah arus lalu lintas, menambah lokasi parkir, menambah jumlah pasar tradisional. Kelima, rest area dan SPBU bertambah, jumlah lokasi wisata baru bertambah.

Tentu saja tidak ada gading yang tidak retak, namun yang paling menarik adalah semakin terdapat kepastian yang lebih baik untuk terjadinya kemajuan dalam pembangunan wilayah. Kondisi ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran moda transportasi. Memperbesar pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

Pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat, sekalipun tujuan untuk meningkatkan investasi jangka menengah dan jangka panjang masih jauh untuk menggunakan momentum budaya mudik sebagai model penggerak kemajuan pembangunan di daerah.

Model pembangunan tersebut mungkin tidak kalah penting dibandingkan model pembangunan sarjana penggerak pembangunan pedesaan, atau pun gerakan pulang kembali ke kampung halaman untuk membangun pedesaan, selain perkotaan.

Hallo effect seperti flexing (pamer) dari pemudik dalam perspektif yang positif saja, itu memang membangkitkan urbanisasi dari pedesaan ke perkotaan, namun selama kaum urban masih dapat mudik, kemudian persoalan antrian semakin hari dapat terpecahkan, maka mobilitas penduduk dapat berdampak positif untuk pemerataan pembangunan nasional dan daerah.

Kecemburuan sosial antar daerah dan kelompok sesungguhnya dapat diperbaiki dengan membangun keterbukaan tips-tips teknik meraih keberhasilan dan pencapaian kesuksesan.

Penyebaran invension yang bersifat positif tersebut, sesungguhnya dapat secara elegan memperbaiki pembangunan, termasuk di Papua yang sedang banyak konflik.

Penulis adalah peneliti Indef, yan juga pengajar di Universitas Mercu Buana

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya