Berita

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA/Ist

Politik

Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP, Peta Koalisi Jadi Kacau

JUMAT, 21 APRIL 2023 | 19:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dipilihnya Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (Capres) dari PDI Perjuangan diprediksi akan mengacaukan peta koalisi Pilpres 2024.

Khususnya di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diisi Golkar, PAN dan PPP serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang dihuni Gerindra dan PKB.

"Peta koalisi akan berubah dan akan terjadi tarik menarik," begitu disampaikan Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/4).


Perubahan poros koalisi ini, lanjut Anas, turut dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya kesepakatan koalisi parpol dan komposisi pasangan Capres-cawapres dari kompetitor.

"PDIP konsisten menjadikan partai sebagai laboratorium calon kepemimpinan nasional ini tentu menginspirasi parpol-parpol lain bahwa jangan ragu mendorong kader terbaiknya di momentum pemilu," pungkas Anas.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan nama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. Pengumuman disampaikan langsung Megawati di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (21/4).

“Pada jam 13.45 dengan mengucapkan bismillah, saudara Ganjar Pranowo sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari PDIP,” ujarnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya