Berita

Ganjar Pranowo dan Prananda Prabowo/Ist

Politik

Momen Prananda Prabowo Serahkan Kursinya Diduduki Ganjar

JUMAT, 21 APRIL 2023 | 18:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) PDI Perjuangan di Istana Baru Tulis Hing Puri Bima Sakti, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4), mempertontonkan sikap saling menghormati di antara elite partai ini.

Hal tersebut setidaknya nampak setelah Ganjar dipanggil oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto untuk diumumkan sebagai capres oleh Megawati.

Mulanya, saat tiba di ruang rapat Ganjar nampak berhenti sebentar, dihadapan elite PDIP yang duduk di bagian depan.


Ia nampak membungkukkan badannya, sebagai bentuk penghormatan kepada Megawati, Presiden Joko Widodo, Ketua DPP Bidang Politik Puan Maharani, dan Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif Prananda Prabowo.

Ganjar yang awalnya belum mendapat tempat duduk di meja depan yang sebaris dengan Megawati, justru dipersilahkan menempati tempat duduk Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif PDIP, Prananda Prabowo.

Prananda mulanya duduk tepat di sebelah Megawati, menjadi digantikan posisinya oleh Ganjar, sehingga menjadi ada di ujung sebelah kiri meja panjang petinggi-petinggi PDIP yang hadir itu.

Pada momentum itu, Prananda yang merupakan putra Megawati nampak bersahaja menyambut Ganjar duduk di sebelahnya. Mereka bahkan mengobrol dengan hangat, dan sesekali meluapkan tawa dalam obrolannya.

Sementara, yang berasa di bagian kanan Megawati, nampak putrinya yang tengah menjabat sebagai Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Presiden Joko Widodo.

Dalam deklarasi Ganjar sebagai capres, Megawati melakukannya secara simbolis. Yakni dengan cara memberikan kopiah warna hitam.

"Kita melihat budaya orang Indonesai itu berkopiah, dan Bung Karno mengatakan itu identitas dari nasionalisme kita, yang disebut nasionalis religius,” ucap Megawati.  

"Semoga ini bisa menjadi simbol semua rakyat, siapapun, tidak melihat agamanya," demikian Presiden kelima RI ini menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya