Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Puan Harus Lebih Berkeringat untuk Libas Figur Capres Pencitraan

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 21:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Singgungan soal kriteria calon presiden (capres) yang akan diusung PDI Perjuangan, dianggap sejumlah pihak, bukan hanya ditujukan kepada figur yang gemar pencitraan, tetapi juga kepada tokoh potensial yang akan didukung maju di Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menganalisa, pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kritiyanto, mengenai kriteria capres yang diinginkan sang ketum Megawati Soekarnoputri, bukan hanya menyentil Ganjar Pranowo, tapi juga mengingatkan Puan Maharani.

Pasalnya, ia mengamati pernyataan Hasto dititikberatkan pada kriteria capres yang diinginkan Megawati, yaitu kokoh secara ideologis, visioner, mumpuni, profesional, memahami kehendak rakyat, serta bukan yang hanya bermodal elektoral dan pencitraan.


“Semestinya, Puan lebih gencar mendekat kepada masyarakat, lebih menunjukkan keseriusan dirinya ingin ikut berkompetisi sebagai capres dari PDIP,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/4).

Dalam situasi politik yang belum menentu sekarang ini, Efriza menilai, Puan masih berpotensi menjadi capres yang diusung PDIP. Hanya saja, keberadaan Ganjar dalam bursa pencapresan 2024 juga akan mengganggu peluangnya maju.

Sehingga, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini mendorong Puan untuk meningkatkan keterkenalannya dan keterpilihannya di masyarakat, khususnya di masa menjelang pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada September 2023 mendatang.

“Puan harus lebih berkeringat jika ingin dianggap sebagai pemimpin yang visioner, mumpuni, dan profesional,” demikian Efriza menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya