Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kereta Kargo Barang Pertama dari Thailand ke China Mulai Beroperasi

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 19:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Untuk pertama kalinya kereta kargo dengan rute Thailand-Laos-China beroperasi meninggalkan Map Ta Phut di provinsi Rayong Thailand menuju Guangzhou China pada Rabu (19/4), dengan membawa durian.

Kereta tersebut mengangkut 25 kontainer buah berpendingin. Dibutuhkan waktu lima hari untuk dapat menempuh jarak 3.453 kilometer ke wilayah Guangzhou.

Seperti dimuat Vietnamplus pada Kamis (20/4), menurut Direktur Pelaksana Global Multimodal Logistics (GML), Kraiyasit Intarapanich, kereta kargo antar negara itu merupakan pilihan terbaik bagi para petani Thailand untuk mengekspor produknya ke China lebih cepat daripada biasanya.


“Angkutan kereta api adalah cara yang lebih cepat dan lebih aman untuk mengekspor daripada dengan truk dan kapal, kendaraan itu juga membantu mengurangi emisi karbon dioksida,” katanya.

Rencanaya GML akan mengekspor setidaknya 5.000 kontainer berpendingin yang berisi buah-buahan dari Thailand, terutama durian dan manggis, yang akan menghasilkan transaksi senilai lebih dari 10 miliar baht (Rp 43 triliun) pada tahun ini.

Tak hanya buah-buahan, perusahaan tersebut juga berencana untuk mengekspor produk yang diproduksi oleh mitranya, seperti manik-manik plastik dan makanan beku lainnya ke China.

Proyek yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengiriman ekspor itu merupakan proyek kolaborasi antara banyak perusahaan, seperti perusahaan logistik Pan-Asia Silk (PAS) Road dan mitranya China Railway Express Co Ltd, Guangzhou Communications Investment Group, Laos-China Railway, Shenzhen Eternal Asia Supply Chain, Vientiane Logistics Park, State Railway of Thailand, PTT Plc, Oriental Merchant Express, hingga Asia Express Logistics.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya