Berita

Pertemuan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono/Ist

Politik

Bertemu Mardiono, Ahmad Syaikhu Merasa PKS Masih Perlu Belajar dari PPP

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 09:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang hari raya Idulfitri 1444 Hijriah, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menerima kunjungan dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan yang berlangsung Rabu (19/4) itu, Muhamad Mardiono mengaku membahas banyak hal bersama Ahmad Syaikhu. Terutama, soal persiapan jelang pesta demokrasi Pemilu 2024.

“Isi besarnya kami membahas masalah kebangsaan, karena kami, baik PKS maupun PPP dalam rangka Pemilu 2024 akan mempersembahkan pesta demokrasi yang dinikmati masyarakat,” ujar Mardiono kepada wartawan, Kamis (20/4).


Lanjutnya, bersama Syaikhu, dia juga membahas hal-hal yang akan dipersembahkan kepada umat dan rakyat. Sebab, kedua partai ini memiliki tujuan yang sama untuk Indonesia.

“Biasanya seringkali pemilu terdapat pembelahan sesama anak bangsa, tapi kami ingin yang terbaik bagi negeri ini. Untuk mengantarkan kesejahteraan rakyat menjadi negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Syaikhu menilai PKS masih perlu belajar dari partai berlambang kabah dalam kiprahnya di dunia politik.

“Kami harus banyak belajar dari PPP yang sudah lebih awal berkiprah, karena banyak kelebihan yang juga ingin kami dapatkan. Sesungguhnya kunci sukses PPP yang bisa kami pelajari,” kata Syaikhu.

Walaupun kedua partai berbeda koalisi, dia menyebut tidak menutup kemungkinan akan ada kerjasama politik ke depannya.

“Kaitan kerjasama tidak menutup kemungkinan. Namun sementara ini untuk koalisi kami ibaratnya kedaulatan masing-masing masih dijaga,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya