Berita

Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid dan Jurubicaranya, Adhie M. Massardi/Net

Politik

Rahasia Lebaran Nyaman di Era Gus Dur: Kita Lebaran Ikut Muhammadiyah!

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perbedaan hari raya Idulfitri ternyata pernah juga terjadi di era Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid. Namun demikian, Presiden Gus Dur kala itu memilih bersikap bijak dan tidak mementingkan kelompok golongannya demi merajut harmoni.

Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie M. Massardi bersaksi, waktu itu Gus Dur yang merupakan mantan Ketua Umum PBNU memilih legowo. Gus Dur bahkan menelepon langsung pimpinan PBNU dan memerintahkan agar mereka mengikuti lebaran Muhammadiyah.

Perbedaan penetapan Idulfitri terjadi karena ada dua metode yang berbeda, yaitu hisab (perhitungan) dan rukyat (pengamatan).


“Pernah aku lihat dan dengar Presiden KH Abdurrahman Wahid menelepon petinggi PBNU dan berkata yang intinya bilang: ‘Kita Lebaran ikut Muhammadiyah!’,” kata Adhie Massardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/4).

Atas terbitnya permintaan tersebut, maka pada era Gus Dur perayaan Ramadhan dan lebaran menjadi lebih indah. Tidak ada lagi ruang-ruang kosong yang bisa dimanfaatkan kelompok tertentu untuk membentur-benturkan umat Islam.

“Tak ada ruang bagi orang-orang Islamophobia untuk adu domba,” tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya