Berita

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Ummat, Nazaruddin/RMOL

Politik

Partai Ummat Geram PAN Campuri “Urusan Dapurnya” Soal Pilpres 2024

RABU, 19 APRIL 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Respons Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap pernyataan Ketua Dewan Syuro Partai Ummat, Amien Rais, soal peluang mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto nyapres di 2024, dimaknai sebagai sikap mencampuri urusan dapur parpol lain.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Ummat, Nazaruddin, menyampaikan kegeramannya merespons pernyataan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi yang tidak yakin Prabowo akan bersedia didukung Partai Ummat karena mengedepankan politik identitas.

“Ya itu bukan urusannya dia (Viva Yoga dan/atau PAN) juga. Ngapain dia menspekulasikan seperti itu,” ujar Nazaruddin saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).


Ia menegaskan, sikap politik Partai Ummat yang mengedepankan politik identitas tidak seperti yang dipersepsikan, seolah-olah mengutamakan satu suku, agama, ras, atau antargolongan tertentu.

“Partai kita ini menyatakan diri partai identitas, yang menurut pemahaman kita enggak ada masalah identitas itu. Semua orang punya identitas. PAN juga punya identitas. Itu saja persoalannya,” tuturnya.

“Jadi masyarakat jangan diberikan perspektif yang keliru persoalan identitas. Karena seolah-olah dengan identitas itu, kita akan menafikan atau mengkerdilkan kelompok lain dari sisi agama atau dari sisi suku. Enggak ada urusannya itu,” demikian Nazaruddin menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya