Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Capres yang Disiapkan Megawati Mengarah pada Sosok Prabowo Subianto

RABU, 19 APRIL 2023 | 16:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ciri-ciri calon presiden (capres) yang sedang disiapkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri seolah mengarah pada sosok Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sebab, hanya Ketua Umum Partai Gerindra itu yang memiliki pribadi kokoh kokoh secara ideologi, cakap dalam memimpin, dan visioner.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) menanggapi uraian Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bahwa capres yang disiapkan Megawati bukan didasarkan pada basis elektoral, pencitraan, apalagi tampang fisik. Melainkan sosok yang idealis, visioner, mumpuni, dan mampu memahami kehendak rakyat.

“Jadi yang disampaikan Sekjen PDIP Hasto justru mengarah kepada Prabowo, yang sejatinya sekarang ini secara elektoral tertinggi, tidak suka pencitraan, selalu originil dalam setiap penampilannya di muka publik,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/4).


Tidak hanya itu, PDIP dan Gerindra juga memiliki kemiripan dalam ideologi, yaitu marhaenisme yang menggambarkan penguasaan akan alat-alat produksi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sementara Gerindra juga demikian, dengan menekankan pada perwujudan pasal 33 UUD 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, dipergunakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Selain itu, Gerindra dalam manifesto politiknya juga menegaskan, menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” sambung Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Kepemudaan, LSM dan Ormas itu.

Sekali lagi, Iwan Sumule memastikan bahwa Prabowo adalah sosok yang kokoh secara ideologi, visioner dan mumpuni dalam memimpin, punya kemampuan profesional, dan sangat memahami kehendak rakyat.

“Hal itu bisa dibuktikan saat ini, bagaimana Pak Prabowo memimpin Partai Gerindra dan menjadi partai pemenang kedua setelah PDIP,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya