Berita

Kolase foto aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Natalius Pigai dan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep/Net

Politik

Elektabilitas Kaesang di Depok 45 Persen, Pigai: Survei Abal-abal untuk Rekayasa Abal-abal

RABU, 19 APRIL 2023 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebuah lembaga survei secara mengejutkan merilis data bahwa putra bungsu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep mendapat tingkat kepercayaan tinggi dari warga Kota Depok.

Lembaga survei tersebut mencatat bahwa bos Sang Pisang itu memiliki elektabilitas 45 persen untuk maju sebagai walikota Depok.

Bagi aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Natalius Pigai hasil survei ini menggelitik pikirannya. Baginya hasil survei itu tidak kredibel karena berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.


“Survei abal-abal untuk abal-abal, rekayasa abal-abal,” kata Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/4).

Terlepas dari itu, Pigai merasa aneh dengan kemunculan survei ini. Seolah, katanya, Kaesang sedang diproyeksi untuk memimpin wilayah pinggiran ibukota tersebut.

Padahal, Pigai yang bisa memupuk suara besar di Depok tidak serta merta meminta sang anak untuk ikut berkompetisi di Depok.

“Anak saya lahir di Hermina Depok dan kuliah di Amerika dan Jepang saja, saya akan larang ambil lahan orang di Depok. Padahal gampang 20 persen Nasrani kok dan saya pembela Islam,” ujarnya.

“Kami damai. Intoleran dilarang masuk kota toleran Depok,“ demikian Natalius Pigai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya