Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kasus Covid-19 Beranjak Naik Jelang Lebaran, Dinkes Jabar Imbau Masyarakat Taat Prokes

RABU, 19 APRIL 2023 | 13:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan data dari dashboard Jabarprov per 18 April 2023, kasus Covid-19 di Jawa Barat mengalami kenaikan sejumlah 234. Dengan begitu, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menekan kenaikan kasus Covid-19.

"Kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Jabar mengalami kenaikan signifikan bersamaan dengan munculnya subvarian Covid-19 Arcturus menjelang Lebaran," kata Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Nina Susana, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (19/4).

Kendati varian Arcturus dinilai belum mengkhawatirkan, tetapi masyarakat tidak boleh abai terhadap prokes. Masyarakat juga diminta segera ke fasilitas kesehatan apabila memiliki tanda dan gejala Covid-19.


"Tetap menggunakan masker ketika di tengah keramaian, selanjutnya kenali tanda dan gejalanya, apabila memiliki tanda dan gejala serupa segera kunjungi faskes terdekat untuk pemeriksaan terkait Covid-19," imbaunya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Rochady mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinkes kabupaten/kota untuk membentuk Posko Kesehatan Mudik di titik yang sudah ditentukan guna mengantisipasi lonjakan kasus saat mudik.

"Posko itu akan melaporkan kasus atau kejadian saat mudik yang berkenaan dengan kesehatan pemudik melalui aplikasi dari Kemenkes. Lalu ada posko vaksinasi pada tempat yang telah ditentukan untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan vaksinasi booster," jelas Rochady.

Ia pun mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk melakukan persiapan kesehatan seperti vaksinasi booster, cek kesehatan sebelum perjalanan dan mematuhi prokes.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya