Berita

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Versi SMRC, Ganjar Lebih Berpeluang Naikan Elektabilitas Dibandingkan Prabowo

RABU, 19 APRIL 2023 | 06:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, mengungkapkan pandangannya terkait peluang elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam konteks Pilpres 2024.

Menurut Saidiman, Ganjar Pranowo memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan elektabilitasnya daripada tokoh lain, termasuk Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Ruang untuk Ganjar menaikkan elektabilitas masih cukup besar karena tingkat popularitas atau kedikenalannya masih lebih rendah dibanding Prabowo dan Anies," ujar Saidiman di Jakarta, Selasa (18/4).


"Ada peluang bagi Ganjar untuk meningkatkan elektabilitas seiring dengan semakin luas awareness publik. Ini berbeda dengan Prabowo yang sudah dikenal hampir semua warga." katanya menambahkan.

Meskipun elektabilitas Ganjar sempat mengalami penurunan setelah Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, Saidiman berpendapat bahwa penurunan tersebut hanya bersifat sementara.

Saidiman meyakini bahwa masih terdapat ruang yang cukup besar bagi Ganjar Pranowo untuk meningkatkan elektabilitasnya, terutama seiring semakin luasnya awareness publik terhadap dirinya. Hal ini berbeda dengan Prabowo yang sudah dikenal hampir oleh semua warga.

Saidiman juga menilai bahwa peluang Ganjar untuk mendapatkan restu dari Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat besar, bahkan paling besar dibanding tokoh-tokoh lain.

Menurutnya, sebagai kader PDIP, Ganjar dianggap sangat kompetitif dan suaranya cenderung lebih unggul dibandingkan tokoh lain. PDIP sebagai partai besar tentu ingin mengusung kadernya menjadi presiden kembali.

"Sejauh ini, Ganjar adalah kader PDIP yang paling kompetitif bahkan suaranya cenderung lebih unggul dibanding tokoh lain," ujar Saidiman.

Saidiman yakin PDIP tidak akan melewatkan kesempatan untuk menjadikan Ganjar sebagai kandidat presiden dalam Pemilu 2024.

Selain itu, Saidiman juga meyakini bahwa Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri akan satu suara dalam mengusung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Menurut Saidiman, Ganjar merupakan kader PDIP yang paling potensial dan kompetitif dalam Pilpres 2024.

Dengan demikian, Saidiman mengungkapkan keyakinannya bahwa PDIP tidak akan melepaskan peluang untuk kembali menjadikan kader mereka sebagai presiden dalam pemilihan umum 2024.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya