Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri/RMOL

Politik

Masyarakat Harus Waspada, Ada Oknum yang Ngaku Jubir KPK Ali Fikri

SELASA, 18 APRIL 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat diimbau untuk waspada adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai insan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tujuan tertentu. Mengingat, ada pihak-pihak yang mengaku sebagai Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri yang menghubungi Bupati Nias.

Imbauan itu disampaikan langsung oleh Ali Fikri usai adanya nomor WhatsApp yang menggunakan foto profilnya dan mengaku sebagai dirinya menghubungi Bupati Nias, dengan tujuan untuk berkunjung ke kantor Bupati Nias.

"Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. KPK meminta kepada para pihak dimaksud untuk segera menghentikan aksinya," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa sore (18/4).


Ali menjelaskan, pelaksanaan pendampingan kepada kepala atau pemerintah daerah adalah tugas dari unit Koordinasi dan Supervisi (Korsup) dalam konteks pencegahan korupsi. Tugas itu pun, dilakukan secara formal berdasarkan surat tugas dari KPK.

"Kami mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, ataupun kementerian, lembaga, serta BUMN/BUMD, jika mendapati adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai insan KPK dan diduga akan melakukan tindak kriminal seperti pemerasan, pungutan liar, atau bahkan menawarkan untuk mengatur sebuah perkara di KPK, agar segera melaporkan ke aparat penegak hukum setempat atau ke KPK melalui email pengaduan@kpk.go.id maupun call centre 198," jelas Ali.

Selain itu, KPK berharap masyarakat terus berhati-hati dan bisa proaktif melaporkan tindakan-tindakan kriminal seperti hal tersebut, agar kejahatan tersebut bisa segera ditangani untuk mencegah adanya korban-korban penipuan ataupun pemerasan berikutnya.

"KPK bersama aparat penegak hukum telah banyak menangkap para pelaku dengan modus seperti ini," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya