Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasukan AS Tewaskan Komandan Senior ISIS Perencana Teror Timur Tengah dan Eropa

SELASA, 18 APRIL 2023 | 06:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pemimpin senior ISIS tewas dalam serangan pasukan Amerika Serikat yang dilancarkan di Suriah.

Seorang Juru Bicara Centcom, Kantor Pusat AS, mengatakan kepada The National bahwa pasukan AS telah mengamankan jenazah untuk verifikasi DNA dan rincian lebih lanjut tentang konfirmasi kematian akan dirilis sambil menunggu identifikasi tersebut.

“Serangan ini merupakan pukulan signifikan bagi operasi ISIS di wilayah tersebut tetapi tidak menghilangkan kemampuan ISIS untuk melakukan operasi," isi pernyataan Centrom, seperti dikutip dari laman resminya.


Dalam konfirmasinya pada Senin (17/4), Centcom kemudian mengidentifikasi targetnya sebagai Abd-al-Hadi Mahmud al-Haji Ali, dan memastikan dia tewas dalam serangan itu.

AS memiliki sekitar 900 tentara di Suriah dalam misi yang berfokus pada melawan milisi yang didukung Iran dan mencegah kebangkitan ISIS, dalam kemitraan dengan Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi.

Washington telah melakukan serangkaian serangan balasan terhadap ISIS dalam beberapa pekan terakhir. Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan Teheran setelah serangan pesawat tak berawak menewaskan seorang kontraktor Amerika di pangkalan AS di provinsi Hasakah bulan lalu.

Dalam beberapa minggu terakhir, Centcom berhasil menewaskan pemimpin senior ISIS Khalid Aydd Ahmad Al Jabouri di barat laut Suriah dan menangkap seorang fasilitator serangan untuk kelompok teroris tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya