Berita

Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar/Net

Dunia

India dan Rusia Masuki Tahap Awal Negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas

SENIN, 17 APRIL 2023 | 19:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proses pembentukan free trade agreement (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas antara India dan Rusia telah memasuki tahap awal.

Proses ini dibahas ketika Menteri Perdagangan dan Industri Rusia, Denis Manturov dan Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar bertemu di New Delhi pada Senin (17/4).

"India dan Rusia sedang membahas perjanjian perdagangan bebas. Sebuah langkah yang akan semakin memperdalam hubungan komersial bilateral kedua negara," kata Jaishankar, seperti dimuatUS News.


Sementara itu, Manturov mengatakan ingin meningkatkan impor mesin dari India untuk meningkatkan neraca perdagangan di tengah sanksi ekonomi yang dijatuhkan Barat.

"Kita perlu menemukan celah dalam produk yang dapat digantikan oleh India. Dalam proyek sipil, kami membutuhkan kerja sama seluas sebelum sanksi dijatuhkan," ujarnya.

Pada November tahun lalu, Rusia dilaporkan berusaha mengimpor lebih dari 500 produk India untuk sektor-sektor utama, termasuk mobil, pesawat terbang dan kereta api, karena sanksi barat telah menghambat kemampuan Moskow untuk menjaga agar industri intinya tetap beroperasi.

Selama beberapa dekade terakhir, India telah mengimpor banyak peralatan militer dari Rusia. Di sisi lain, Rusia sendiri merupakan pasar terbesar keempat untuk obat-obatan India.

Sejak invasi Ukraina dimulai Februari tahun lalu, India tidak secara eksplisit mengkritik Rusia. New Delhi memilih untuk mengutamakan sikap tidak berpihak dan mendorong penyelesaian konflik secara damai melalui dialog.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya