Berita

Massa dari Partai Buruh membubarkan diri usai menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, pada Senin siang (17/4)/RMOL

Politik

Bubarkan Diri dari Gedung DPR, Massa Buruh Ancam Demo Besar-besaran di May Day

SENIN, 17 APRIL 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Massa dari Partai Buruh yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, pada Senin siang (17/4), mulai membubarkan diri.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB, seratusan buruh itu secara tertib mulai meninggalkan area gedung wakil rakyat.

Sebelum membubarkan diri, buruh mengancam akan melakukan aksi besar-besaran pada Mei 2023 mendatang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dinilai bermasalah.


“Terima kasih kawan-kawan Partai Buruh Jawa Barat, Banten, Tangerang, Serang, dan yang lainnya, kita pastikan kita akan melakukan aksi lagi di Jakarta pada momen May Day nanti,” teriak orator dari atas mobil komando.

“Hidup buruh,” sahut massa aksi.

Dalam aksinya, massa buruh membawa tuntutan seperti menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja hingga cabut parlementary threshold 4 persen.

Partai Buruh menilai Omnibus Law UU Cipta Kerja merugikan rakyat Indonesia terutama kaum buruh dan kelompok marginal lainnya.

Selain itu, parliamentary threshold 4 persen pun turut disoroti lantaran dinilai bertentangan dengan demokrasi. Pasalnya, aspirasi rakyat yang disampaikan melalui parpol baru berpotensi kandas akibat adanya ambang batas parlemen tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya