Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/RMOL

Politik

KPK Tetap Jaga Integritas dan Independensi di Tengah Demo dan Opini Negatif Para Mantan Pimpinan dan Pegawai

SENIN, 17 APRIL 2023 | 11:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun didemo dan diserang opini negatif oleh para mantan pimpinan dan pegawai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap komitmen menjaga integritas dan independensi dalam melaksanakan peran dan fungsinya melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, KPK saat ini tetap konsisten dan tidak terpengaruh dengan adanya demo dari mantan pimpinan KPK seperti Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Saut Situmorang, maupun mantan pegawai, Novel Baswedan.

"Pimpinan KPK saat ini tetap pada komitmennya menjaga integritas dan independensi dalam melaksanakan peran dan fungsinya. Terbukti OTT tetap dilakukan oleh KPK," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/4).


Di mana, dalam dua pekan terakhir, KPK berhasil melakukan tiga kali kegiatan tangkap tangan. Yaitu terhadap dua kepala daerah, Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil dan Walikota Bandung Yana Mulyana, lalu tangkap tangan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini pun menyinggung para pimpinan KPK yang demonstrasi di depan Gedung Merah Putih beberapa waktu lalu yang meminta Firli Bahuri mundur dari jabatan Ketua KPK.

"Mereka mantan pimpinan KPK yang melakukan demo seperti tidak pernah ada celah dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Padahal kalau dibandingkan, justru lebih banyak celah pada masa kepemimpinan salah satu petinggi yang melakukan demo beberapa saat yang lalu," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya